Categories
Parenting

Gurihnya Ilmu Matematika Bagian 2

Berbagi Perang dengan Istri

Bekti tidak hanya meramu matematika untuk orang lain, tapi juga untuk keluarga. “Saya lebih yakin jika mengajarkan matematika pada anakanak itu kami tangani sendiri, setidaknya untuk saat balita. Kami mengajarkan matematika benarbenar dari dasar. Kami memberikan pemahaman bahwa matematika tidak selalu berkaitan dengan angka, bilangan atau proses perhitungan. Membandingkan sebuah benda dari yang terkecil hingga yang terbesar juga merupakan salah satu dasar pemahaman matematika.

Selain itu, angka yang harus dikuasai pun tidak lebih dari 20. Sebab, nantinya berapa pun bilangan yang akan dihitung, semuanya kembali kepada angka 1 hingga 20. Sama persis dengan jumlah jari tangan dan jari kaki,” papar suami dari Siti Nurhasanah ini. Bekti menegaskan, hanya mengajarkan konsep dasar dengan baik dan mengenalkan angka hingga 20 saja, maka kendala yang dihadapi dari segi teknis matematikanya hampir tidak ada. Kendala yang sering muncul untuk anak-anak balita adalah orangtua yang biasanya kurang sabar.

Sementara untuk anak-anak SD dan SMP biasanya kendala yang sering timbul adalah “persaingan” antara materi yang akan diajarkan dengan tugas-tugas sekolah yang menumpuk. Selain mengajarkan matematika, Bekti menyadari bahwa tugas orangtua adalah mengasuh anak. Untuk itu, ayah dari Agung Adi Handoko Putro (18), Adinda Rizqi Caesaria Putri (15), Ganendra Fadilah Putra Hermawan (4), dan Khansa Anandita Putri Hermawan (2) ini mengaku tidak boleh egois mengutamakan pekerjaan kantor semata. Mengasuh anak juga bagian dari tanggung jawab ayah.

“Dalam pola asuh di keluarga kami, untuk pendidikan umum dan eksakta diserahkan kepada ayah. Sedangkan untuk pendidikan Islam, istri lebih berperan. Hasilnya akan lebih dahsyat jika kemampuan saya dan istri diintegrasikan. Misalnya, kita ajarkan mengapa anak-anak harus saling tolong-menolong dalam kebaikan. Tolong-menolong dalam kebaikan adalah salah satu konsep ajaran Islam yang sering kami ajarkan menggunakan media matematika. Sangat inspiratif bagi anak atau murid,” tutur Bekti mengakhiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *