Menggugat Janji Pengembang Bebas Banjir Bagian 2

Periksa Perjanjian Jual Beli

Namun, apa pun alasannya, banjir tetap saja merugikan penghuni kawasan tersebut. Eddy Ganefo, pakar properti sekaligus Ketua Umum APERSI (Asosiasi Perumahan dan Permukian Seluruh Indonesia), mengungkapkan bila pemilik rumah merasa dirugikan akan bencana banjir tersebut mereka dapat melakukan gugatan kepada pihak pengembang. Asal, aturan mengenai ganti rugi tercantum dalam perjanjuan jual-beli kedua belah pihak.

“Bisa menggugat asal di dalam surat perjanjian jual-beli tercantum pasal di mana pembeli dapat menggugat pengembang,” ujar Eddy menjelaskan. Hal serupa diungkapkan Yulius Setiarto, konsultan hukum sekaligus pengacara dari biro Setiarto & Partners Law Firm.

Yulius mengatakan pembeli atau pemilik rumah dapat mengajukan tuntutan ganti rugi maupun gugatan, bila hal tersebut tercantum dalam dokumen jual-beli antara pembeli dan pengembang. Misalnya, brosur/ iklan, Surat Pemesanan, Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB), dan dokumen-dokumen lainnya.

Ada Undang Undangnya

Ganti rugi maupun gugatan ini ada di dalam undang-undang. “Jika pengembang pernah berjanji, yang dinyatakan dalam iklan atau promosi penjualan dengan menyatakan bahwa perumahan tersebut bebas banjir, tetapi tidak sesuai dengan kenyataannya, maka secara hukum, pengembang tersebut telah melanggar UU No.8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen,” Yulius menegaskan.

Dalam peraturan tersebut disebutkan bahwa bila pelaku usaha (dalam hal ini pengembang) melanggar peraturan, maka ia dapat dikenakan sanksi pidana penjara paling lama 5 tahun atau pidana denda paling banyak Rp2 milyar. Pemilik rumah dalam hal ini dapat mengajukan tuntutan ganti rugi atau menuntut pengembang melalui badan peradilan yang berwenang.

Namun, Yulius menyarankan sebelum mengajukan gugatan sebaiknya pemilik rumah di kawasan banjir tersebut terlebih dahulu mempelajari dan mengkaji dokumen maupun fakta yang ada di lapangan untuk mendapatkan fakta hukum; apakah banjir di perumahan murni karena peristiwa alam atau terdapat kesalahan yang dilakukan pengembang dalam proses pembangunan perumahan. Alih-alih Anda yang menggugat, justru Anda yang digugat oleh si pengembang. Jadi, pengecekan lengkap sebelum beraksi itu penting.

Hal lainnya adalah masalah listrik, sebaiknya perlu adanya sebuah genset sebagai sumber listrik cadangan. Harga genset murah bisa didapatkan melalui Distributor Jual Genset 100 Kva di Bali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *